Arsenal Kalahkan Tottenham Hotspur 3-2, Mikel Arteta: Kami Harus Lebih Baik


Categories :

Kemenangan Arsenal atas Tottenham Hotspur pada login rajazeus pekan ke-35 Liga Inggris di Stadion Tottenham Hotspur pada Minggu, 28 April 2024, memelihara kesempatan The Gunners meraih gelar Liga Inggris musim ini. Meski begitu, manajer Arsenal Mikel Arteta mengingatkan sehingga para pemainnya tak terbawa kondisi kemenangan di dalam Derby London tersebut.

The Gunners unggul tiga gol pada babak pertama melalui gol bunuh diri Pierre-Emile Hojbjerg, gol Bukayo Saka, dan Kai Havertz. Namun, Spurs bangkit lagi dengan dua gol dan membawa dampak tim tamu mempertahankan poin sehabis bangkit lagi di menit-menit akhir.

“Jangan terbawa suasana. Pahami saja kita kudu jadi lebih baik, kita mendambakan jadi lebih baik. Ada margin untuk perbaikan dan kita akan lagi melawan Bournemouth,” kata Arteta dikutip dari Reuters.

Arsenal, yang kini bercokol di puncak klasemen Liga Inggris, akan menjamu The Cherries pada hari Sabtu mendatang. Setelah itu, Tim Meriam London akan hadapi Manchester United dan menjamu Everton. Arsenal terlibat kompetisi gelar yang sengit dengan rivalnya, Manchester City.

“Kami berada di jalan yang tepat. Motivasi dan apa yang tersedia di depan sangatlah indah,” kata Arteta sehabis pertandingan tandang ke Tottenham yang berakhir menegangkan.

Arsenal telah bangkit lagi sehabis kalah 2-0 di kandang Aston Villa di Liga Premier dan kekalahan 1-0 di kandang Bayern Munchen. Tersingkir di babak perempat final Liga Champions membawa dampak Arsenal mampu semuanya fokus mengejar gelar Liga Inggris.

Arsenal mengalahkan Wolverhampton Wanderers pada laga tandang, mengalahkan Chelsea di Stadion Emirates dan kini meraih tiga poin di kandang rival sekota, Tottenham Hotspur. Arteta mengakui setiap laga selalu sulit.

Namun, dia menjelaskan timnya siap hadapi tantangan dan semangat untuk mengejar gelar liga pertama mereka di dalam 20 tahun terakhir. “Mereka telah memainkan banyak menit bermain dan banyak pertandingan. Ini adalah bulan yang menuntut emosi, namun tempo hari aku kudu menghentikan mereka di dalam latihan gara-gara mereka mendambakan lebih. Itu pertanda baik.”

“Tim ini membawa keberanian dan determinasi yang besar untuk mewujudkannya. Saya punyai keyakinan pada para pemain. Dalam lebih dari satu menit terakhir aku sedikit sangsi untuk bersikap adil,” ujar Mikel Arteta sambil tersenyum.