Apakah Boleh Latihan Otot Tiap-tiap Hari? Ini Faktanya


Categories :

Sebagian orang rela mengerjakan latihan otot tiap-tiap hari untuk menerima bentuk tubuh yang kekar dan atletis. Pada beberapa kondisi, rutinitas olahraga seperti ini dapat menjadi adiksi. Langsung, bukankah membahayakan tubuh?

Cari tahu program latihan tenaga otot yang tepat layak kondisi Anda dalam artikel ini.

Apakah boleh latihan otot tiap-tiap hari?
Anda tak dianjurkan untuk mengerjakan latihan memperkuat otot tiap-tiap hari. Pasalnya, jika terus berolahraga tanpa istirahat, Anda akan berisiko mengalami overtraining alias olahraga berlebihan.

Latihan jasmani berlebihan dapat memicu kerusakan serat-serat otot karena dipaksa bekerja keras tiap-tiap hari. Kerusakan ini umumnya ditandai dengan nyeri otot atau pegal-pegal.

Hal ini justru dapat membuat Anda spaceman pragmatic play tak dapat berlatih dengan tepat sasaran untuk menyusun otot serta dapat meningkatkan risiko cedera.

Oleh karena itu, pertibangkan untuk beristirahat untuk memulihkan otot.

Dengan fase istirahat (rest day), otot-otot tubuh memiki waktu untuk mengoreksi tiap-tiap jaringan dan serat yang mengalami kerusakan imbas olahraga intens.

Alhasil, kinerja Anda di latihan berikutnya akan lebih baik sehingga otot lebih pesat terwujud dan jadi lebih kuat.

Jadi, berapa kali sebaiknya latihan otot?

Anda tak boleh mengerjakan latihan otot tiap-tiap hari. American College of Sports Medicine merekomendasikan untuk mengerjakan latihan menyusun otot selama 2 – 3 kali per minggu.

Jangan lupa sediakan waktu istirahat atau pemulihan dalam jadwal olahraga Anda paling tak selama 2 hari.

Semisal, hari Senin dan Selasa Anda berolahraga intens. Kemudian, istirahatlah di hari Rabu dan Kamis.

Lanjutkan dengan olahraga lagi di hari Jumat kemudian istirahat pada hari Sabtu dan Pekan.

Selama istirahat Anda sebaiknya menghindari kegiatan jasmani berat, apalagi yang membutuhkan tenaga dan ketahanan otot.

Berapa lama perlu latihan otot?
Latihan otot tiap-tiap hari dengan durasi yang lama justru dapat menurunkan kinerja olahraga dan meningkatkan risiko cedera .

Nah, durasi olahraga untuk memperkuat otot yang dianjurkan adalah selama 75 – 150 menit per minggu atau sepadan dengan 15 – 30 menit per hari.

Dalam satu hari, Anda dapat mengerjakan beberapa set latihan angkat bobot, tapi batasi paling tak 2 – 3 set saja.

Tiap-tiap satu set lakukan sebanyak 8 – 12 kali pengulangan. Jangan lupa menyiapkan waktu beristirahat di antara sesi olahraga selama 30 detik atau 2 menit untuk memulihkan otot.

Tips sukses latihan menyusun otot

Seperti yang sudah digambarkan, Anda tak boleh mengerjakan latihan otot tiap-tiap hari. Frekuensi dan durasi latihan tak boleh terlalu kerap dan sediakan waktu sela untuk mengistirahatkan otot.

Supaya program latihan tenaga otot makin maksimal, pastikan untuk memilih macam latihan yang tepat dan bervariasi.

Selain angkat bobot, ada macam latihan lainnya adalah sit-up, push-up, plank, atau lunge. Anda dapat memilih macam latihan yang layak dengan kesanggupan Anda.

Sekiranya Anda memilih olahraga angkat bobot, pilih bobot yang ringan di permulaan, umpamanya 5 kg, lalu tambahkan bobot menjadi 7 – 10 kg di waktu olahraga berikutnya.

Pastikan juga untuk melatih otot tubuh yang berbeda-beda dengan macam latihan yang berbeda.

Sebagai model, sesudah melatih otot tangan dengan angkat bobot, coba lakukan sit-up di waktu olahraga berikutnya guna melatih otot perut.

Supaya pesat meningkatkan massa otot, lakukan latihan secara konsisten. Jangan lupa untuk mengerjakan pemanasan terlebih dulu agar terhindar dari cedera.

Selain latihan, pastikan juga untuk memandang pola makan Anda. Cukupi kebutuhan protein, karbohidrat, dan lemak yang sehat untuk meningkatkan massa otot.